Ada  yang sempat kesengsem dengan pesonanya Henry Golding di film Crazy Rich Asian?  Kalau biasa aja, coba tonton aktingnya yang terbaru di Film Last Christmas. Emak mungkin bakal merasakan hal yang sama seperti Kate (diperankan oleh Emilia Clarke) yang  jatuh cinta sama karakter Tom yang diperankan Henry Golding itu, Kok bisa? Karena Tom sangat menawan dengan perhatiannya.

Terinspirasi Lagu Last Christmas WHAM

Last Christmas, I gave you my heart…
But the very next day you gave it away
This year, to save me from tears
I’ll give it to someone special
Once bitten and twice shy
I keep my distance
But you still catch my eye
Tell me, baby
Do you recognize me?
Well, it’s been a year
It doesn’t surprise me
Generasi 80-an masih ada yang ingat dengan duo penyanyi pop dari London, Inggris, WHAM, yang beranggotakan George Michael dan Andrew Ridgeley? Beberapa lagu mereka banyak disukai penggemar musik pop. Dan, menjelang akhir tahun 2019 ini, Universal Pictures menayangkan film yang teringspirasi dari lagu duo group ini, yaitu Last Christmas.

Ceritanya, Kate  yang punya nama asli Katerina (yang diperankan dengan apik oleh Emilia Clarke) adalah seorang singer wanna be.  Selain obsesinya jadi penyanyi dengan ikutan audisi idol-idolan,  Kate bekerja pada Santa (Michelle Yeoh)  di sebuah toko merchandise.

 

Film Last Christmas, Pengantar Akhir Tahun yang Manis

 

Kate ini  hidupnya kacau. Kerja enggak pernah beres, kadang ngeselin sebagai teman dan percintaannya pun selalu awut-awutan alias enggak bener. Padahal, aslinya Kate ini orangnya menyenangkan. Itu juga alasannya  Michelle Yeoh terus mempekerjakannya. Kate  tipe pelayan toko yang luwes dan pintar merayu calon pembeli tanpa merasa sebal atau terpaksa.

Insiden kejatuhan tahi burung saat bertemu dengan Tom jadi sebuah momen yang terus  berlanjut.  Kate yang hidupnya kayak manusia purba alias nomaden numpang tidur di sana sini jadi merindukan sosok Tom. Saat  kita dengan mudahnya nge-chat teman atau gebetan  yang dikangenin, Kate tidak bisa melakukannya.

Alasannya  bikin gemes, Tom  punya HP tapi terkunci di lemarinya.  Lah apa susahnya sih buka tuh kunci dan  bawa. Gitu, kan?

Kate akhirnya cuma  bisa pasrah menerima kehadiran Tom  yang datang dan pergi semaunya. Saban ketemu, Kate  girang bukan kepalang. Ruang hati Kate yang kosong rasanya jadi utuh lagi setelah Tom hadir. Sialnya Tom yang paling peduli sama Kate malah bilang  mereka enggak bisa berkomitmen.  Kate dibuat patah hati jadinya.

 

Film Last Christmas, Pengantar Akhir Tahun yang Manis

Selain dibuat jatuh cinta, Kate juga belajar banyak hal. Selain memang pembawaannya yang ceria, Kate jadi suka bergaul dengan para tunawisma dan rela ngamen buat mereka. Hidup Kate juga jadi lebih rapi dan enggak kacau  lagi sejak mengenal Tom. Efek jatuh cinta bisa segitu dahsyatnya, ya?

Film berlatar perayaan natal yang sebentar lagi akan tiba ini  bukan cuma cerita romcom alias roman comedy saja, lho.  Last Christmas  mengusung isu anti rasisme dan kesetaraan. Dengan latar Kate sebagai seorang refugian alias imigran dari Yugoslavia yang pecah akibat perang saudara di tahun 1999 lalu.

Selain menampilkan dialog perlawanan rasisme  dalam salah satu scene,  dalam film ini juga muncul wajah-wajah asia  yang muncul. Beberapa wajah India dan crew juga muncul di credit titlenya.

Film Last Christmas dipenuhi dengan lagu-lagu Wham dan George Michael sebagai theme song.   Last Christmas yang pernah popular bener-bener pas jadi theme song sekaligus judulnya.  Begitu juga lagu-lagu George Michael, enggak asal temple. Lirik lagu dan adegan yang muncul udah pas.

Mungkin karena latar George Michael yang punya orientasi sexual sebagai seorang homo,  di film ini juga nyelip isu lesbian yang halus dan muncul cuma selewatan saja.

Sama dengan kebanyakan cerita-cerita roman komedi  yang jatuh cinta sama orang asing atau baru dikenal, semisal kalau di tahun 90an ada Sleepless in Seattle, You’ve Got Mail (ish ini kenapa contoh filmnya pada jadul semua sih?)  Last Christmas adalah kisah cinta yang ringan, mengaduk-ngaduk emosi penonton untuk menangis dan tertawa.

Yang aku suka dari film Last Christmas ini bukan pilihan lagu,  kelucuan dan kegemasan yang dirasakan tapi juga bagaimana film ini bertutur.  Tanpa harus bercerita banyak tentang perang saudara yang meninggalkan kesan pahit, cara bertutur film  ini akan menarik simpati penonton  dengan  konflik  personal  yang dirasakan oleh Kate.

Scene terbaik dari film ini ada di akhirnya. Cara pengungkapan yang tidak terduga bakal membuat penonton  ikut merasakan apa yang dialami oleh Kate yang baru saja dibuat baper oleh kehadiran Tom.

 

Film Last Christmas, Pengantar Akhir Tahun yang Manis

Sinopsis Film Last Christmas

Durasi: 103 menit

  • Jenis Film Comedy: Drama, Romance
  • Produser: Emma Thompson, Paul Feig, David Livingstone, Jessie Henderson
  • Sutradara: Paul Feig
  • Penulis: Emma Thompson, Bryony Kimmings
  • Produksi: Universal Pictures
  • Pemain:  Emilia Clarke, Henry Golding, Michelle Yeoh, Emma Thompson, Peter Serafinowicz, Patti LuPone, Rob Delaney, Ingrid Oliver, Margaret Clunie

Kate (Emilia Clarke) adalah seorang wanita muda yang mengambil keputusan buruk. Kencan terakhirnya berakhir dengan bencana? Saat diterima di sebuah toko pernak-pernik natal dan berperan sebagai Peri ia bertemu dengan Tom (Henry Golding), Hidupnya berubah lagi. Bagi Kate, sepertinya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.