Sebulan lebih sudah, kita menerapkan physical distancing ya, Mak? Selain orang tua yang bekerja dari rumah, anak-anak pun juga belajar dari rumah. Kesempatan ini, selain bisa dimanfaatkan agar antar anggota keluarga semakin dekat, juga jadi kesempatan untuk melibatkan anak-anak dalam pekerjaan domestik di rumah lo!

Yes, jadi enggak cuma belajar materi seperti halnya di sekolah, ajarkan juga berbagai keterampilan hidup pada si kecil agar mereka siap minimal untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri nantinya (selain pastinya, kita jadi ada bala bantuan deh. Hihihi.)

Si balita sekalipun sudah bisa kok diserahi tugas sebagai asisten pribadi Emak. Malah, memiliki tanggung jawab di rumah—yang porsinya sesuai dengan kemampuannya akan baik untuk melatih anak menjadi individu yang mandiri dan mampu berempati.

Lalu, pekerjaan domestik apa saja yang bisa diserahkan pada si kecil selama masa belajar dari rumah? Tentunya nggak usah yang berat-berat juga sih, Mak. Emak bisa mulai dari beberapa hal berikut.

5 Pekerjaan Domestik yang Bisa Diserahkan pada Si Kecil Saat Belajar dari Rumah

1. Memungut dan menyimpan mainan

Tugas ini adalah yang paling mudah nih. Kan, dia yang main, ya biar dia sendiri yang membereskan. Jika biasanya Emak yang harus membereskan, coba deh, selama belajar dari rumah biarkan si kecil sendiri yang membereskannya, Mak.

Biar mudah, sediakan kotak besar atau rak yang mudah dijangkau sebagai wadah berbagai jenis mainan yang biasa ia mainkan setiap hari.

2. Meletakkan pakaian kotor di keranjang

Sehabis mandi, ajari si kecil memunguti pakaian yang tadi dipakainya, untuk kemudian diletakkan di keranjang pakaian kotor. Simpel kan? Balita pun bisa diajak untuk ikut membantu. Tempatkan keranjang tersebut di sudut yang tak jauh dari kamar mandi untuk memudahkannya.

Selain itu, juga biarkan ia menjemur handuknya sendiri, Mak. Kita dapat membantu dengan menyediakan jemuran yang dengan mudah dijangkau oleh si kecil.

3. Bersih-bersih

Paling penting nih sekarang adalah menjaga kebersihan rumah. Kalau anak-anak sudah agak besar–seusia SD atau SMP–ia bisa kita minta untuk semprot-semprot disinfektan di tempat-tempat yang paling sering disentuh. Misalnya, pada pegangan-pegangan pintu, kulkas, lemari makan, lemari pakaian, sofa, meja, dan sebagainya. Sediakan kaus tangan, masker, dan lap ya, Mak, sebagai peranti kerjanya.

Kalau untuk anak-anak usia balita dan TK sih sebaiknya jangan dikasih disinfektan dulu saja ya, karena mungkin akan berbahaya untuknya. Tapi, mereka juga bisa diajak untuk membersihkan debu, Mak. Sediakan lap kering atau kemoceng, dan demonstrasikan cara menggunakannya. Pastikan di sekitar area kerja si kecil nggak ada barang pecah belah atau yang berbahaya untuknya ya, Mak.

4. Membereskan kamar tidurnya sendiri

Kalau biasanya si kecil sudah terbiasa membereskan tempat tidurnya sendiri, berarti tinggal dilanjutkan, Mak. Kalau perlu, ajari juga untuk mengganti seprai dan sarung bantal-gulingnya. Kan, harus sering-sering diganti di saat-saat seperti ini kan?

Kalau sebelumnya belum terbiasa, maka sekaranglah saatnya diajari untuk bisa membereskan tempat tidur sendiri. Enggak perlu rapi banget kayak kalau kita yang ngeberesin juga sih. Yang penting, ia mau dan berusaha.

5. Menyiram tanaman dan menyiangi kebun

Berikan wadah penyiram tanaman berukuran kecil yang mudah dijinjing, dan biarkan si kecil menemani Emak menyiram tanaman. Izinkan pula ia membantu mencabuti rumput liar, Mak.

Pastikan si kecil bekerja di bawah pengawasan Mama ya, atau orang dewasa lainnya.

Nah, lumayan kan, jadi punya “asisten” selama masa belajar dari rumah ini? Kebersamaan bisa dijalin, pun bisa mengajarkan kemandirian pada si kecil.

Emak bisa menambahkan pekerjaan domestik lainnya juga, tapi pastikan aman untuk dilakukan oleh mereka ya? Dan, jangan lupa. Lakukan dengan gembira!