Idul Adha telah tiba, berarti sajian menu di rumah akan serba daging, entah itu daging sapi atau daging kambing. Apalagi yang dapetin kambing suka mentok akan ide menu olahan kambing.

Biasanya nih, tiap keluarga pasti memiliki menu favorit ya untuk dimasak di hari Lebaran Haji. Dan seringkali Emak sudah merencanakan mau diolah menjadi masakan apa ntar daging sapi atau daging kambingnya.

Kalau saya daging sapi nggak terlalu spesial karena di hari biasa kadang saya masak daging sapi dalam bentuk sup sengkel atau rica-rica.

Seperti yang saya sebutkan di atas, yang menjadi masalah kalau dapet daging kambing. Suka bingung mau diolah jadi menu apa? Karena daging kambing biasanya kita nikmatin saat hari-hari tertentu saja yekan, Mak?

 Sebelum mengolah daging kambing ada baiknya Emak mengetahui 3 hal ini agar hasil masakannya lezat.

  1. Baiknya membuang lemak berlebih yang menempel dengan cara mengirisnya. Agar Emak nggak repot, dinginkan terlebih dahulu dagingnya di lemari es. Nantinya lemak itu akan membeku, Emak pun bisa mengirisnya dengan mudah.
  2. Jangan dicuci, karena tekstur daging kambingnya akan menjadi alot, bau amisnya makin tajam. Cara yang terbaik adalah langsung merebusnya. Setelah dagingnya nggak alot, buang airnya dan Emak bisa mengolahnya.
  3. Kalau daging kambing yang Emak dapatkan sudah dicuci, baiknya taburi garam atau lumuri nenas yang sudah diparut untuk menetralisir darah yang menyebabkan aroma tak sedap. Diamkan selama sejam, lalu cuci sebelum diolah.

Nah, kalau sudah tau tipsnya, sekarang saya akan berbagi menu olahan daging kambing yang bisa menjadi inspirasi Emak di dapur.

  1. Gule Kambing

gule kambing

Gule kambing ini bukan yang khas Jawa ya tapi dari negeri Timur Tengah, Arab. Gule khas Arab itu kaya akan rempah, tidak memakai santan. Jadi, kentalnya itu campuran rempah dan air. Rempah yang dominan adalah jintan dan ketumbar.

Menu gule kambing ini selalu jadi favorit di rumah saya.

  1. Tengkleng

tengkleng

Tengkleng adalah masakan sejenis sup dengan bahan utama tulang kambing. Konon menurut para tetua di kota Solo hanya para bangsawan dan orang-orang Belanda saja yang bisa menikmati masakan daging kambing.

Namun kini sekarang tengkleng bisa dinikmatin di mana saja. Bahkan di Solo, banyak rumah makan yang menjual khusus tengkleng dan menu olahan kambing lainnya.

Tengkleng mirip dengan gulai kambing, hanya saja kuahnya lebih encer, manis dan ada juga yang sedikit kuah. Di beberapa rumah makan di Solo, ada pun yang menjual tengkleng pedas kecap.

  1. Tongseng

tongseng

 

Menurut Wikipedia, Tongseng ini aslinya berasal dari Solo.

Selama tinggal di kota kelahiran Pak Jokowi ini, sudah beberapa saya mencicipi tongseng. Rasanya enak. Kuahnya kental, ada sayuran seperti kol, bawang putih, tomat.

Tongseng ini sejenis gulai dengan bumbu yang lebih ‘tajam’. Bedanya tuh pada daging yang digunakan. Untuk tongseng, digunakan daging kambing yang masih melekat pada tulang, terutama tulang iga dan tulang belakang.

Pasti pada bertanya nih, apa beda tongseng dan tengkleng karena rada mirip, ya?

Memang sama-sama menggunakan kuah gulai sebagai campuran. Namun, yang membedakan tongseng menggunakan kecap, cabai, tomat dan kubis. Sedangkan tengkleng tidak.

Walaupun sama-sama mengunakan kuah gulai sebagai campurannya. Hal membedakan lainnya adalah tongseng menggunakan kecap, cabai, tomat, dan kubis. Bagian kambing yang digunakan dalam tongseng mulai dari kulit kepala, lidah, hati, atau dagingnya itu sendiri.

  1. Krengsengan Kambing

krengsengan kambing

Nah lanjut lagi nih, menu olahan kambing berikutnya dikenal di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Daging kambingnya dipotong kecil-kecil dan dibalur dengan aneka bumbu seperti tumisan bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, gula dan pala. Saat memasak tumisan dagingnya dicampur dengan kecap.

  1. Gulai Kambing

gulai kambing

 

Masakan gulai itu berasal dari pulau Sumatera. Kaya akan rempah seperti asam, bawang merah, bawang putih, kunyit, ketumbar, cabai, sere, daun jeruk, daun salam. Santan kental bikin gulai ini terasa gurih.

Namun untuk di daerah Jawa, ada gulai kambing yang tidak memakai santan tapi rasanya tetap gurih loh! Gulai kambingnya banyak rempah dan agak dikit pedas.

Seporsi gulai kambing, lontong dan keripik emping sepertinya endeus banget ya, Mak.

Baca juga : Sajian khas hari Lebaran pilihan Emak Blogger

  1. Sop Tulang Kambing

sop tulang kambing

Menu olahan kambing berikutnya, sop tulang kambing.

Sayang banget kalau tulang kambing dibuang, mending dibikin sop. Anak-anak pasti suka! Sop tulang kambing bumbunya sama seperti sop iga sapi dan ditambah tomat, keripik emping, lezat banget rasanya.

  1. Sate Iga Kambing

sate iga kambing

Sesekali Emak masak sate yang agak beda, yes. Sate iga kambing!

Pasti keluarga bakal excited menunggu Emak selesai membakarnya. Eits, bisa loh minta bantuan Papa dan si kecil untuk membantu Emak.

Cara memasaknya mirip dengan iga kambing bakar ya.

Sebelumnya iga kambing direbus terlebih dahulu agar lunak, lalu dibakar dan ditusuk pakai tusuk sate. Dimakan bareng sambal kecap bawang merah bikin masakan tambah lezat. Jangan lupa sajikan dengan irisan tomat, ya, Mak.

  1. Sate Buntel

sate buntel

Sate buntel adalah sejenis sate yang dibuat dari daging kambing cincang lalu dibungkus dengan lemak kambing, kemudian dibakar. Bumbu utama sate buntel itu merica dan kecap manis.

Menu olahan daging kambing, sate buntel, biasanya disajikan dengan sambal kecap dan kubis yang diiris tipis-tipis. Endolita, mak!

Sekarang Emak nggak perlu pusing lagi mikirin daging kambing akan diolah menjadi masakan apa ntar saat Idul Adha. 7 Ide menu olahan daging kambing ini bisa Emak coba salah satunya.

Eits, jangan lupa juga Mak, sehabis mencicipi daging untuk beberapa hari baiknya sesudahnya itu Emak lakukan detox. Agar tubuh bisa lebih sehat. Detox pun bisa dilakukan sehari maupun tiga hari.

Dan perlu diingat, makan dengan porsi yang cukup tidak berlebih, ya.

Selamat masak, Mak.

Dan selamat hari raya Idul Adha untuk Emak yang merayakannya.