Tanpa terasa tahun 2020 tinggal delapanpuluh tujuh hari (87) lagi. Bagaimana dengan rencana-rencana yang sudah dibuat di awal tahun ini? Sudah berapa persen target/goal yang tercapai? Wabah virus corona yang datang tak terduga bak negara api menyerang, membuat rencana-rencana yang sudah dibuat harus diubah atau bahkan hangus begitu saja. Pandemi yang masih bergulir hingga saat ini membuat kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal). Tanpa kita sadari, kondisi-kondisi tersebut berpengaruh dengan kondisi jiwa/psikologi dalam diri. Ada yang terpaksa harus kehilangan pekerjaan, kehilangan keluarga, sahabat atau tetangga. Namun, hidup harus tetap berjalan kan? Tetap harus produktif dan kreatif. Adakah kebiasaan agar menjadi produktif yang bisa ditiru?

7 Kebiasaan Agar Menjadi Produktif dan Kreatif di Masa Pandemi Covid-19

Sejak bulan Maret 2020, kita semua harus menerima kenyataan bahwa Indonesia terpapar virus Corona yang menyerang saluran pernapasan dan mematikan. Sudah 7 bulan kita menjalani kehidupan berdampingan dengan virus Covid-19. Kenyataan pedih yang harus dijalani.

Daripada uring-uringan memikirkan kapan semua ini akan berlalu, lebih baik membangun kebiasaan agar menjadi produktif sehingga hidup kita lebih berarti. Setuju kan?

Berikut ini 7 kebiasaan agar menjadi produktif dan kreatif ala saya, yang siapa tahu ada Emak Blogger atau teman Emak yang berminat menerapkannya. Dibaca sampai tuntas ya.

  1. Membuat Check list atau To do list

Agar apa yang menjadi tujuan/goal terealisasi dengan baik, membuat chek list atau to do list harian sangat membantu dalam mengatur langkah kegiatan atau hal apa saja yang akan kita lakukan. Kita bisa memilih dan memilah hal apa saja yang menjadi prioritas atau bukan prioritas, harus segera dieksekusi atau bisa ditunda terlebih dahulu, serta hal atau langkah detail apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan/goal tersebut.

Saya biasanya membuat catatan kecil to do list ketika malam hari atau pagi hari. Dengan membuat to do list ini, hari-hari menjadi lebih produktif, serta tidak membuang waktu karena memiliki patokan yang jelas. Dalam membuat to do list ini saya biasanya dibuat berdasarkan waktu atau kegiatan. Tapi semua kembali kepada pribadi masing-masing, akan membuat berdasar waktu atau kegiatan yang akan dikerjakan. Yang penting dikerjakan, bukan hanya sekedar catatan.

2. Meditasi/Mindfulness

Kebiasaan agar produktif dengan meditasi

sumber foto: Freepik

Melakukan meditasi atau berlatih mindfulness dengan menyadari hembusan napas di pagi hari, membantu menjadi lebih fokus serta melepas emosi-emosi ataupun pikiran negatif yang hinggap di dalam diri. Banyaknya distraksi baik melalui media sosial, seperti berita kematian kasus corona, bencana alam atau kondisi sekeliling kita, yang menjadikan pikiran terasa sangat penuh.

Sebagai seorang muslim, saya biasanya menggunakan waktu seusai sholat subuh dengan berlatih mindfulness. Menyadari hembusan napas sambil berucap semisal “Terima kasih Ya Allah untuk oksigen gratis ini”.

Meski hanya lima hingga sepuluh menit, tetapi ini mempengaruhi mood atau suasana hati menjadi lebih bersemangat. Dengan fokus yang tajam dan semangat yang ada dalam diri akan berpengaruh dengan produktivitas dan kreatifitas diri bukan? Mengambil waktu beristirahat di saat bekerja untuk sholat atau beribadah juga menjadi ruang untuk “jeda” sejenak untuk mengistirahatkan pikiran. Pikiran terasa lebih fresh, sehingga kadang bisa muncul ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.

3. Capture Ideas Every Time

Untuk yang ini, jangan sekedar wacana ya. Inspirasi itu datang kapan saja, di mana saja, dan dari mana-mana. Seperti saat sedang berjalan di depan rumah, sedang berada di kamar mandi, atau sedang termenung di meja makan. Sayang lho kalau ide-ide itu dibiarkan saja, menguap begitu saja. Tuliskan dulu ide itu, masalah eksekusinya kapan, tidak masalah.

4. Olahraga

Di masa sekarang ini, di masa kita semua harus di rumah saja karena Pandemi Covid-19, mau tak mau ruang gerak menjadi terbatas. Inilah pentingya olahraga. Entah itu hanya olahraga dengan berjalan kaki di sekitar rumah pada pagi hari, atau olahraga naik turun tangga berkali-kali di dalam rumah.

Olahraga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi hormon dalam tubuh. Ketika olahraga, hormon endorfin dan serotonin akan meningkat. Hormon serotonin ini akan mempengaruhi kinerja otak untuk berpikir lebih tajam dan menjaga kejernihan pikiran dan berpengaruh terhadap kinerja otak. Olahraga juga bisa mereda stress lho. Bahkan terkadang, selain olahraga saya mencoba hal baru seperti menari, mengolah tubuh untuk tetap enerjik. Selain badan terasa bugar, bisa menuangkan salah satu bakat yang belum sempat ter-explore.

5. Membaca Buku

Membaca buku agar kreatif

sumber images: freepik

Membaca buku membuka jendela dunia. Memanfaatkan waktu dengan membaca buku bukan hanya menambah ilmu ataupun wawasan. Saya mencoba mengubah kebiasaan lama, dengan membuat kebiasaan baru yaitu lebih memilih membaca buku dibandingkan membuka media sosial atau gadget ketika menjelang tidur.

Buku-buku yang dibaca bisa buku tentang agama, keluarga, novel atau apapun yang bisa jadi asupan gizi positif pikiran kita. Pernah, ketika menjelang tidur dengan membuka sosial media atau gadget, rasanya tidur dipenuhi banyak sekali pikiran. Akibatnya kualitas tidur terganggu dan esok harinya produktivitas menurun karena tidur yang kurang baik.

6. Perawatan Diri atau Skincare Routine

Salah satu bentuk selfcare adalah merawat diri kita sendiri. Kalau bukan diri kita yang mencintai diri kita sendiri siapa lagi kan? Perawatan diri tidak harus mahal, misalkan dengan perawatan wajah dengan memakai masker sendiri diri rumah sambil membaca buku. Perawatan rutin seperti skincare juga tak kalah penting, bahkan sedang menjadi trend akhir-akhir ini. Perawatan wajah ini bisa jadi investasi untuk masa depan juga. Memakai skincare akan mempengaruhi mood karena lebih fresh sehingga menjadi lebih bersemangat dan percaya diri dalam melakukan suatu hal/kegiatan.

7. Journaling

7 Kebiasaan Agar Menjadi Produktif dan Kreatif di Masa Pandemi

Eki Pujiani Journaling

Membuat journal membantu untuk mengurai pikiran-pikiran yang mengendap, mengungkapkan segala emosi, mencatat hal-hal yang terjadi dalam hidup kita ataupun merencanakan hal-hal baru yang akan jadi tujuan kita.

Menjelang tidur, saya coba menanyakan dalam diri saya sendiri hal apa yang membuat sedih, hal apa yang sudah saya lakukan untuk lebih jadi bersyukur, apa yang harus diperbaiki, serta pengingat diri akan tujuan/goal yang sudah direncanakan. Hal-hal tersebut saya coba tuangkan dalam bentuk tulisan-tulisan journal di buku harian meski hanya tulisan singkat.

Menuliskan hal-hal kecil akan membantu mengasah kemampuan dalam menulis. Hal ini saya alami sendiri. Ketika lama tidak menulis, seolah pikiran mentok untuk menuangkan ide-ide. Ada masa di mana tulisan-tulisan itu dibaca kembali dan saya hanya tersenyum sendiri mengenang hal-hal yang sudah terlewati, sekaligus refleksi diri.

Itulah 7 kebiasaan agar menjadi produktif berdasarkan pengalaman pribadi. Harapan saya, apa yang dituliskan ini bisa bermanfaat dan menginspirasi siapa pun yang membaca atau berkunjung ke laman ini.

Yang paling penting lagi, kunci sukses melakukan kebiasaan itu adalah komitmen dan konsisten untuk melakukan dari dalam diri. Untuk konsisten itu bukan hal mudah, namun tidak ada ruginya bila kita terus berusaha dan tak pantang menyerah bukan? Yuk, mulai dari dalam diri untuk komit dan konsisten melakukan hal-hal yang lebih produktif dan kreatif. Keep positive di tengah pandemi ini dengan saling support satu sama lain.

***

Artikel dari Eki Pujiani, narablog di https://www.ekipujiani.blogspot.com, peserta angkatan pertama Kelas Blog Kumpulan Emak Blog (KEB).

Instagram: https://www.instagram.com/eki.pujiani/