Berkenalan dengan Blog Medium yang Bisa Jadi Alternatif Platform

By Carra on February 08, 2024

Pernah dengar blog Medium, Mak?

Yes, Medium adalah salah satu platform blog yang juga bisa kita manfaatkan sebagai media menulis, seperti halnya Blogger ataupun WordPress. Bahkan, kalau saya sih, justru melihat kemiripannya dengan Kompasiana.

Tapi kan, udah pada punya platform blog Blogger atau WordPress, kenapa sekarang kudu bahas blog Medium?

Tenang, Mak, bukannya terus ngajakin pindah platform. Cuma, platform ini bisa jadi alternatif untuk ngeblog selain di blog yang sekarang dipakai.

Mengapa Patut Mencoba Blog Medium?

5 Manfaat Blog yang Mungkin Belum Banyak Disadari meski Sudah Banyak Dirasakan

Medium menawarkan berbagai keuntungan bagi blogger, terutama bagi mereka yang sebelumnya tidak menulis di platform ini. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Emak bisa coba mempertimbangkan, mengapa patut mencoba menulis di Medium.

1. Audiens Siap Pakai

Medium memiliki komunitas pembaca yang besar dan terdiversifikasi. Hal ini memberikan kesempatan bagi bloger untuk dapat menjangkau pembaca potensial yang berbeda selain yang sekarang sudah ada. Kita juga enggak perlu membangun readership dari nol.

2. SEO Instan

Nah, blog Medium ini SEO-nya udah bagus banget. Ya, mirip sama Kompasiana beneran deh. Kita tinggal bikin aja artikel atau konten yang memang SEO friendly, sesuai apa yang kita tahu aja. Enggak perlu kita mikirin gimana caranya loadingnya biar cepet, gimana caranya milih template yang ringan, dan sebagainya. Medium sudah memikirkan semua itu, Mak. Kita bisa fokus ke pembuatan konten berkualitas aja.

3. Peluang Monetisasi

Mau memonetasi konten? Di Medium juga bisa banget.

Medium menawarkan Program Partner yang memungkinkan bloger untuk menghasilkan uang dari konten yang dipublikasikan. Pembayaran didasarkan pada tingkat keterlibatan pembaca dengan artikel, memberikan insentif bagi penulis untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi.

4. Kredibilitas dan Portofolio

Menulis di Medium juga bisa membantu membangun kredibilitas kita sebagai penulis dan bloger. Platform ini dianggap memiliki standar konten yang tinggi, dan menulis artikel kita di sana bisa menjadi bagian penting dari portofolio konten kita, Mak.

Baca juga: Blog Gratisan vs Berbayar: Mana yang Lebih Baik untuk Pemula?

Mendaftar dan Membuat Akun di Blog Medium

Nah, buat yang tertarik untuk menulis di platform ini, Emak bisa mulai dengan membuat akunnya lebih dulu. Untuk membuat akun di blog Medium, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka browser, dan kunjungi situs resmi Medium.
  2. Pada halaman utama Medium, ada tombol “Get started”. Klik tombol tersebut untuk memulai proses pendaftaran.
  3. Emak bisa menggunakan alamat email, akun Google, Facebook, atau Apple. Pilih metode yang paling sesuai. Misalnya, jika memilih untuk mendaftar menggunakan email, klik pada pilihan “Sign up with email”.
  4. Jika memilih email, Emak akan diminta untuk memasukkan alamat email dan kemudian klik “Continue”. Medium akan mengirimkan email verifikasi ke alamat email yang diberikan. Buka email tersebut dan klik link konfirmasi untuk melanjutkan. Begitu juga dengan metode yang lain. Intinya kita perlu memverifikasi kalau data yang didaftarkan adalah milik kita.
  5. Setelah terverifikasi, Emak bisa mulai atur profil. Mulai dari memilih nama pengguna, mengatur foto profil, sampai menambahkan bio singkat.
  6. Selanjutnya, Medium akan menyarankan beberapa topik dan penulis yang bisa diikuti untuk memulai. Memilih topik dan penulis yang menarik akan membantu Medium menyesuaikan feed cerita yang dilihat nantinya, Mak.
  7. Setelah menyelesaikan pengaturan awal, akun Medium sudah siap digunakan.

Medium juga menawarkan fitur tambahan dan akses tak terbatas ke semua artikel untuk pengguna berlangganan. Jadi, mungkin bisa dipertimbangkan nih, untuk berlangganan Medium kalau memang ingin mendapatkan manfaat lebih.

Menulis Postingan Pertama

Lalu, gimana caranya menulis artikel atau kontennya? Gampang juga kok, Mak. Malah saya paling suka sama Medium karena tampilannya bersih, bebas distraksi. Begini caranya:

  1. Login ke akun Medium yang sudah dibuat.
  2. Setelah login, klik pada foto profil di pojok kanan atas, lalu pilih “New story” dari menu dropdown.
  3. Editor Medium akan terbuka, tempat Emak dapat mulai menulis postingan Emak.
  4. Di bagian atas halaman editor, Emak akan menemukan tempat untuk menulis judul postingan. Klik di area tersebut dan masukkan judul yang menarik dan deskriptif.
  5. Di bawah judul, mulailah menulis konten postingan Emak.
  6. Gunakan alat format yang tersedia untuk menonjolkan teks. Misalnya, Emak bisa membuat teks tebal, miring, atau menambahkan hyperlink. Untuk melakukannya, sorot teks yang ingin diformat dan pilih opsi yang muncul.
  7. Untuk membuat postingan lebih menarik, tambahkan image. Caranya dengan meletakkan kursor di tempat ingin image muncul, klik ikon “+” yang muncul di sisi kiri. Pilih ikon gambar untuk mengunggah gambar dari komputer. Di sini, Emak juga dapat menambahkan video, embed dari Instagram, dan lain-lain menggunakan menu yang sama.
  8. Emak juga bisa menambahkan tag, untuk membantu pembaca menemukan postingan yang Emak tulis. Medium memperbolehkan kita menambah hingga 5 tag per postingan. Pilih tag yang relevan untuk meningkatkan visibilitas postingan.
  9. Sebelum mempublikasikan, Emak bisa memilih untuk menjadikan postingan tersebut bisa dibaca oleh publik, bisa juga membuatnya hanya bisa dibaca oleh orang yang diikuti. Atau, bisa juga hanya bisa kita baca sendiri, Mak. Pilihan ini ada di bagian bawah editor sebelum tombol publikasi.
  10. Setelah puas dengan konten yang ditulis, klik tombol “Publish” di bagian atas editor. Emak akan diminta untuk meninjau tag lagi dan kemudian bisa memilih untuk membagikan postingan ke media sosial. Setelah itu, klik “Publish” lagi untuk mempublikasikan postingan.

Gampang kan, Mak? Sama saja dengan kalau kita nulis di Blogger, WordPress, sampai Kompasiana.

Tip agar Artikel Kita Banyak Dibaca

Berkenalan dengan Blog Medium yang Bisa Jadi Alternatif Platform

Nah, sudah mempublikasi konten di blog Medium, sekarang PR-nya seperti biasa, Mak, gimana caranya supaya bisa dibaca banyak orang. Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan.

1. Tulis Konten Berkualitas dan Relevan

Fokus pada pembuatan konten yang informatif, menghibur, dan memberikan nilai tambah kepada pembaca. Pilih topik yang relate dengan orang lain, dan kita sendiri juga menyukainya.

Pastikan konten terstruktur dengan baik, mudah dibaca, dan dipresentasikan secara menarik. Jadi gunakan aturan menulis pada umumnya; aplikasikan subjudul pertama, kedua, dan seterusnya, lalu taruh kredit sumber untuk hal-hal yang dikutip sebagai sumber, gunakan keywords sesuai yang seharusnya, dan sebagainya.

Nah, menariknya, Emak selalu bisa menyematkan link blog Emak di Medium. Pastikan linknya relevan, dan menuju ke artikel di blog dengan bahasan yang sama, Mak, untuk meningkatkan SEO.

2. Gunakan Judul yang Menarik

Judul yang kuat dan menarik dapat membuat perbedaan besar dalam menarik pembaca. Jadi, buatlah judul yang jelas, menarik, dan menggambarkan isi postingan dengan akurat.

Clickable, tapi jangan clickbait.

Baca juga: 5 Hal untuk Membuat Judul Artikel yang Menarique dan Clickable

3. Share Konten di Platform Lain

Seperti halnya setelah update blog, Emak juga bisa membagikan konten yang sudah dibuat di media sosial, grup, dan forum yang relevan untuk menarik pembaca baru. Gunakan email atau newsletter untuk memberi tahu follower Emak tentang konten yang baru ini.

4. Terbitkan Secara Konsisten

Buat jadwal penerbitan dan berusaha untuk menaatinya. Seperti Ivan Lanin, Mak, beliau berusaha konsisten menerbitkan satu artikell 1000 kata setiap hari. Untuk apa? Agar otaknya tetap jernih dan berfungsi dengan baik.

Di sisi lain, konsistensi membantu membangun ekspektasi di antara pembaca dan mendorong mereka untuk kembali.

Nah, demikian agenda kenalan kita dengan blog Medium. Last but not least, jangan lupa colek Medium saya ya, Mak 😊 Kalau Emak sudah menulis di sana.

Comments (14)

February 8, 2024

aku punya bbrp favorit bloger Medium.
di antaranya Yoel Krisnanda, diaspora yg tinggal di Jerman dan opininya selalu quirky dan witty.

ada juga mba Eunice Kartini yg dulu kerja di Kumparan.
abis gini, mak Carra jd fave eikeh pastinyaaaaa


February 9, 2024
Utami

Wah iya ya, ternyata mirip-mirip juga dengan WordPress dan Kompasiana… akutu udah lama pengen bikin akun medium tapi karena denger2 harus bayar langganan jadi mikir-mikir… ternyata gak begitu ya…
apakah mirip kompasiana (yang nama domainnya ada kompasiananya tapi ngga harus bayar domain), atau musti bayar domain lagi ya?


February 9, 2024

Aku mau bikin dari beberapa waktu lalu tapi masih maju mundur, takut gak istiqomah nanti updatenya. Tapi memang menarik juga sih ya, tinggal pilih aja mau nulis apa di blog Medium.


February 9, 2024

Aku belum punya akun atau nulis di Medium, tapi sesekali baca juga tulisan teman-teman di sana. Tampilannya emang simpel sih. Mungkin nanti kapan-kapan bisa dicoba. Siapa tahu cocok juga nulis di sana


February 10, 2024

Menarik banget menulis di blog Medium.
Aku pernah gak yaa..hihi, soalnya pengalaman menulis di selain blog pribadi terbilang sedikit dan jarang, sampai lupa kan yaa.. Huhuhu~

Semudah itu kalau mau mencurahkan isi pikiran yaa..
Belum punya blog pribadi atau ingin menjangkau lebih luas, blog Medium jawabannya.


February 10, 2024
Erin Friyana

Betul Mak, Medium lebih sama kaya Kompasiana. Tapi memang tidak dipungkiri pembacanya banyak di sana. Apalagi kalau kita bisa buat konten yang bagus. Paling penting gak repot ngurusin bloh, kaya Blogspot atau WP.


February 10, 2024
April Hamsa

Kayaknya terakhir nulis di Medium pas ada kerjaan hihihi, abis itu gak dilanjutin karena mengurus satu blog aja masih sangat susah 😀
Ternyata emang ya kalau nulis di platform manapun tu butuh konsisten dan share2 juga sih ya, supaya mendatangkan trafik yang lumayan.


February 10, 2024

Jadi teringat punya akun Medium yang isinya baru 2 postingan. Hehe. Makmin ada saran nggak, sebaiknya nama akun di Medium itu sesuai sama nama kita atau sesuaikan nama blog yang sudah ada, ya?


February 10, 2024

Baru tau ada medium, menarik untuk dicoba ya makk..
Apalagi aku termasuk yang mageran bisa ga ya pelihara lebih dari 1 akun blog.
Pengen memcoba sih…
Makasih makmin


February 10, 2024

Sudah lama tahu medium tapi ke sana baru buat baca cerpen2 Raditya Dika doang hehehe. Belum pernah nulis di sana. Punya blog pribadi aja masih belum bisa konsisten mengisinya. Medium ini pembacanya lebih segmented ga sih Mak?


February 14, 2024

Punya akun di Medium
Tapi maksimalkannya belum mampu
Mungkin karena masih ada anak balita jadi tersita banyak waktu
Semoga bisa secepatnya update Medium lagi


February 29, 2024

Menarik juga nih Medium buat di eksplorasi. Apalagi kita bisa menyisipkan link artikel blog pribadi pada artikel yang di publish di medium.


February 29, 2024

Aku lihat beberapa blogger sudah menggunakan blog medium ini ya, karena pernah lihat mereka share artikel terus kok beda. Ini bisa dicoba ya kalau mau menulis niche yang berbeda dari yang sekarang aku tulis.


March 1, 2024

Apa aku uda pernah nulis di blog Medium yaa?
((malah nanya, huhuhu..))
Ternyata belum pernah, barusan ngecek.

Tampilannya cantik yaa.. Ga ada pop-up iklan yang mengganggu.
Jadi banyak pembaca juga faktor kenyamanan website Medium.


    Leave your comment :

  • Name:
  • Email:
  • URL:
  • Comment: