Emak, pernahkah ada dalam suatu kondisi dimana emak mengalami hal-hal dalam hidup (tentang pekerjaan, pernikahan, dan sebagainya) yang membuat emak merasa sangat membenci diri sendiri? Emak selalu menyalahkan diri sendiri karena apa yang dilakukan rasanya selalu tidak benar, padahal emak belum tentu salah? Love our self yuk!

Mari kita berhenti membenci dan menyalahkan diri sendiri, mak. Mari kita mencintai diri kita sendiri karena mencintai diri sendiri merupakan amanah dari Allah SWT. Membenci dan menyalahkan diri sendiri akan membuat beban masalah yang emak hadapi semakin berat. Jika bukan diri kita sendiri yang memulai untuk mencintai, lalu siapa lagi yang mencintai diri kita?

Mulailah mencintai diri sendiri dengan langkah ini:

  • Hilangkan keyakinan negative tentang diri sendiri

Pikiran negatif tentang diri sendiri bisa berasal dari orang lain di sekitar kita. Cobalah untuk mengesampingkan hal tersebut dan fokus dalam menata dan merawat diri sendiri menjadi pribadi yang lebih baik.

  • Jangan menuntut kesempurnaan dari diri sendiri

Cintailah diri kita dengan menerima segala kekurangan dan mensyukuri kelebihann yang diberikan Sang Pencipta. Hargai dan syukuri setiap kebaikan yang sudah kita capai, sekecil apapun itu. Jika kita berbuat satu kesalahan, sadarilah hal tersebut dan bangkitlah untuk memperbaikinya. Mulailah dengan menghentikan kebiasaan berpikir tentang kesempurnaan, fokuskan diri dengan berusaha mencapai tujuan, dan tetaplah berusaha.

  • Perbaiki pola pikir menjadi lebih positif

Cintailah diri kita dengan memberi pernyataan positif pada diri sendiri sehingga kepercayaan diri meningkat. Berhentilah memberi label negatif kepada diri sendiri dan jangan biarkan nilai atau persepsi negatif menguasai kehidupan kita.

  • Merawat diri dengan baik

Mencintai diri sendiri dengan cara memenuhi setidaknya kebutuhan dasar kita, seperti makan makanan bergizi, berolahraga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, cukup istirahat, memelihara keintiman dengan keluarga, dan interaksi sosial yang sehat.

  • Memberi waktu pada diri sendiri untuk istirahat sebentar dan menyenangkan diri

Emak dapat berjalan-jalan di taman, membaca buku bagus, atau menikmati makanan kesukaan. Hal tersebut dapat membantu emak meningkatkan hubungan dengan diri sendiri, dan menciptakan perasaan lebih baik untuk memulai hari yang baru.

  • Dekatkan diri dengan Sang Pencipta

Cintailah diri kita dengan menjaga dan memperbarui keimanan pada Sang Pencipta. Kedekatan dengan Ilahi adalah sebuah proses meditasi atau relaksasi untuk melepaskan semua beban pikiran, sehingga kita lebih mengenal dan mencintai diri sendiri.

Saya pun pernah mengalami fase dalam hidup di mana saya merasa apapun yang saya lakukan tak pernah ada yang betul, sehingga saya merasa membenci dan menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuan saya mengatasi masalah dalam hidup. Namun seorang teman mengingatkan saya untuk tidak menyalahkan diri sendiri. Satu orang yang mengucapkan kalimat positif tersebut sangat berharga buat saya untuk membangun kepercayaan diri kembali.

Proses mencintai diri sendiri, love our self, saya lakukan terus menerus dengan berupaya menjadi orang yang lebih baik lagi dalam bekerja, belajar dan berperilaku. Ketika lelah, beristirahatlah sebentar. Kadang memang tidak mudah, namun Bismillah, proses mencintai diri sendiri terus saya lakukan agar keberadaan diri di dunia ini tidak sia-sia, bisa bermanfaat untuk diri sendiri bahkan juga untuk orang lain.

Saya berusaha menemukan hal yang saya cintai dari diri sendiri sehingga saya akan semakin menghargai hidup saya. Saya mencoba membuat daftar 5 hal yang saya cintai dari diri sendiri untuk semakin mengenal diri saya yang unik.

  • Menyukai hal yang berbau alam

Ya, saya mencintai saya yang lebih senang jalan-jalan ke tempat yang bernuansa alam daripada mall. Melihat ciptaan Tuhan yang luar biasa seringkali akan mengingatkan kita dan lebih mendekatkan kita pada Sang Pencipta.

  • Menyukai dunia menulis

Saya pernah menjadi penulis buku walau lebih banyak buku antologi yang ditulis dengan penulis-penulis lain. Dan saat ini saya menulis di blog. Saya mencintai diri saya yang menyukai menulis karena mendapat manfaat dari kegiatan ini sebagai terapi jiwa, sarana berbagi, bahkan sebagai profesi yang melewati batas usia dan waktu jika ditekuni dengan baik.

  • Empati

Saya menyukai diri saya yang mudah empati, sehingga saya bisa menjadi pendengar yang baik saat dulu teman-teman kuliah menjadikan saya tempat curhat tentang berbagai hal.

  • Senang belajar

Saya mencintai diri saya yang senang belajar tentang berbagai hal, walaupun kadang saya tidak mudah memahami hal tertentu. Hal ini membuat dunia saya lebih berwarna dan lebih banyak mendapat pengetahuan.

  • Mau bersabar

Saya mencintai diri saya yang mau bersabar dalam kondisi sulit, sampai kondisi membaik atau menemukan solusi. Mungkin hal ini salah satunya berkat afirmasi positif dari ibu saya setiap saya menceritakan kesulitan saya, “Sabar, sabar, kamu orang yang sabar”, begitu kata beliau.

Emak, yakinlah, selalu ada hal baik dari kita yang bisa kita jaga dan pertahankan sehingga kita bisa semakin mencintai dan menghargai diri kita. Mencintai diri sendiri adalah hal penting untuk hidup yang lebih baik. Ini memengaruhi kita dalam memilih pasangan, cara membawa diri di tempat kerja atau lingkungan tertentu, bagaimana kita mengatasi masalah dalam hidup, dan sebagainya. So, let’s love our self!

***

Love Our Self: Menghargai Diri Sendiri ditulis oleh Kania Ningsih sebagai post trigger #KEBloggingCollab untuk kelompok Rini Soemarno.

Kania Ningsih, seorang emak blogger yang mengelola beberapa blog pribadinya. Salah satunya adalah http://www.rumahmayakania.com