Refleksi

Refleksi By On October 18, 2017

Persahabatan Setelah Menikah, Yay or Nay?

Akhir-akhir ini sepertinya lagi musim reuni ya, selain musim rambutan, durian, musim hujan dan lainnya. Mulai dari reuni  teman kampus, teman SMA, teman SMP, teman SD, untungnya gak sampai reuni teman TK sih. Saya mah gak pake TK dulu Mak, jadi ga ada reuni TK. Yaah ketahuan deh generasi tahun berapa. Ngobrolin soal reuni, pasti kesannya beragam. Ada serunya karena…

Refleksi By On October 13, 2017

Adat Istiadat, Keunikan Indonesia

Indonesia kaya akan beragam suku, budaya dan adat istiadat. Itulah karya penciptaan Tuhan yang menjadikan segala sesuatunya beragam. Termasuk saya dari suku Batak Toba yang memiliki adat istiadat yang kental dan kuat. Batak sangat beragam ada Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Mandailing, Batak Nias, Batak Pakpak Dairi dan Batak Angkola. Beragam adat istiadat, berbeda wilayahnya dan berbeda bahasa…

Refleksi By On October 6, 2017

Love Our Self: Menghargai Diri Sendiri

Emak, pernahkah ada dalam suatu kondisi dimana emak mengalami hal-hal dalam hidup (tentang pekerjaan, pernikahan, dan sebagainya) yang membuat emak merasa sangat membenci diri sendiri? Emak selalu menyalahkan diri sendiri karena apa yang dilakukan rasanya selalu tidak benar, padahal emak belum tentu salah? Love our self yuk! Mari kita berhenti membenci dan menyalahkan diri sendiri, mak. Mari kita mencintai diri…

Refleksi By On October 5, 2017

Quarter Life Crisis, Dilema Milenial Usia 20-an

Quarter Life Crisis, ada yang tahu istilah ini? Rata-rata orang yang menginjak usia 20 ke atas pernah mengalami momen galau hebat, teror yang terlihat simpel, namun bikin mellow sepanjang hari.  Dengar-dengar, biasanya quarter life crisis akan menimpa orang usia 25-35, dan kalau sampai tidak tahan bisa memicu akal untuk melakukan bunuh diri. Separah apa sih, quarter life crisis itu sampai ingin bunuh diri?…

Refleksi By On September 24, 2017

Menciptakan Ruang Bahagia di Setiap Keadaan

Setiap manusia punya persepsi tentang makna bahagia. Ada yang dimaknai dengan uang yang banyak, pencapaian profesi, mempunyai anak, keliling dunia, berhasil membuat tulisan, banyak berbagi dengan orang lain, dan lain-lain. Setelah target tercapai, apakah kamu merasa bahagia? Hidupmu selesai? Hmm, kamu akan terus melanjutkan hidup. Menciptakan ruang bahagia lainnya. Untuk mencapai kebahagiaan itu, ada proses.  Saat menjalaninya, kamu melakukan setiap…

Refleksi By On September 20, 2017

Sedikit Cukup, Banyak Tidak Habis

Hihihi, jangan pakai prinsipnya orang mau makan ya, yang suka dibalik. Alias Sedikit tak cukup, banyak habis. Kalau ini kelewatan jika sampai terjadi, apalagi dalam masalah keuangan keluarga. Hidup sekarang ini, pakai uang. Dan, harus hemat uang. Di Bandung saja, saya harus beli air untuk memasak. Untuk mencuci baju juga akhirya harus pasang filter agar air yang ngalir dari kran…

Refleksi By On September 15, 2017

Perempuan dan Sekolah Tinggi, Buat Apa Sih?

“Jadi Perempuan tak perlu sekolah tinggi-tinggi. Toh mau di rumah juga.” Pertanyaan yang sering perempuan terima, saat ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak hanya dari tetangga, eyang, mbah tetapi juga kita terima dari orangtua. Perempuan dan sekolah tinggi seperti kendala yang tak habisnya. “Nak. Kamu itu perempuan, tak perlu sekolah tinggi-tinggi. Bisa baca tulis saja sudah cukup….

Refleksi By On September 12, 2017

Ada Apa dengan Poligami?

Beberapa waktu lalu ada berita tentang pembunuhan yang dilakukan seorang karyawan BNN terhadap istrinya sendiri. Rasanya seram sekali ya. Bahkan dalam rumahtangga yang seharusnya menjadi tempat yang paling dinanti untuk kembali pulang, ternyata menjadi tempat meregang nyawa. Miris. Wanita dalam pandangan bangsa Yunani masa lampau adalah sumber penyakit dan bencana. Sementara dalam pandangan bangsa Romawi, para lelaki memiliki hak mutlak…

Refleksi By On September 6, 2017

Merdeka Sebagai Blogger, Seperti Apa?

Bulan kemerdekaan Indonesia baru saja berlalu. Tapi tak ada salahnya, kan, kalau kita masih membicarakan tentang kemerdekaan? Agar makna kemerdekaan selalu terupdate dan kita bisa merdeka dengan sebenarnya. Nah, sebagai blogger, saya ingin menelusuri dan sekaligus merekonstruksi makna kemerdekaan bagi seorang blogger. Seperti apa sih makna merdeka bagi blogger? Sudahkah kita merdeka sebagai blogger? Mari kita cari dulu arti merdeka….

Refleksi By On September 2, 2017

Me Time Emak Blogger Ngapain Ya?

  ditulis oleh Shanty Dewi Arifin – www.shantystory.com “Apaan sih emak-emak kok ya ribut amat memperjuangkan Me Time?” “Coba lebih banyak bersyukur atas segala nikmat daripada ribut nodong waktu Me Time.” Gondok nggak sih, kalau kebutuhan kita dianggap seperti itu oleh orang lain yang tidak berada di posisi kita. Tapi sebelumnya, mari kita menyamakan persepsi dulu mengenai apa yang dimaksud dengan…

Refleksi By On August 31, 2017

Ketika Bapak Ingin Saya Jadi PNS

ditulis oleh Ayaa – www.cahayatheprinces.com Bulan ini, pemerintah membuka lowongan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) besar-besaran di dua instansi. Dan, di kedua instansi tersebut formasi jurusan kuliah saya banyak dibutuhkan. Di instansi satu, calon hakim membutuhkan ribuan formasi. Sedangkan di instansi satunya, formasinya lebih variatif dari mulai SMA hingga sarjana. Nggak heran kalau yang mendaftar hingga saat ini mencapai jutaan pendaftar…

Refleksi By On August 25, 2017

Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

ditulis oleh Julia Amrih – http://sepradik.com “17 Agustus tahun 45, Itulah hari kemerdekaan kita, Hari merdeka, nusa dan bangsa, Hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka! — Sekali merdeka tetap merdeka, Selama hayat masih di kandung badan. Kita tetap setia, tetap sedia, mempertahankan Indonesia. Kita tetap setia, tetap sedia, membela negara kita.” (Hari Merdeka, H. Mutahar) *** Lagu Hari Merdeka karangan H. Mutahar…