Setiap orang memiliki kenangan, emak juga pastinya ya. Salah satunya adalah kenangan saat kita kecil. Mengingat kenangan masa kecil kadang membuat kita tersenyum dan jadi bahan cerita yang menarik untuk anak. Nah, berikut ini adalah beberapa momen masa kecil yang jadi kenangan indah tak terlupakan buat saya. Mungkin emak juga mengalami salah satunya.

Anak Zaman Sekarang

Inilah kenangan masa kecil saya yang indah dan tak terlupakan.

  • Masak-masakan sama teman, masak beneran sama ibu dan nenek.

Masak-masakan, karena masaknya bohongan menggunakan mainan masak-masakan dan tanah, pasir, air serta rerumputan sebagai bahan masakannya. Dulu, di kampung saya berlimpah tanaman bunga sepatu dan kumis kucing yang kita jadikan bahan untuk masak-masakan. Duuh, sayang-sayang ya, dulu tidak tahu kalau tahu dua tanaman itu adalah tanaman obat berharga. Sekarang, sudah jarang menemukan dua tanaman tersebut saat pulang kampung. Hayo, pernah juga kan mak main masak-masakan menggunakan tanah dan tanaman di sekitar rumah?

Namun saya lebih suka masak beneran karena bisa ikut mencicipi. Biasanya saya suka nimbrung kalau ibu lagi membuat marmer cake dan kue lainnya untuk lebaran. Saya paling suka bagian menuangkan adonan cokelat di atas cake dan mengaduk-aduknya sehingga terbentuk hiasan cokelat berliku di atas cake. Sekarang ibu sudah jarang membuat kue lebaran karena usianya semakin bertambah.

Kalau dengan nenek, saya senang kalau bisa membantunya membuat emping tangkil (emping melinjo). Kakek dan nenek memiliki beberapa pohon melinjo di belakang rumah kami. Ketika panen, melinjo diolah salah satunya menjadi emping melinjo. Melinjo yang sudah dipanggang, digeprek dengan palu sampai keluar buahnya, lalu buahnya digeprek lagi dengan palu sampai gepeng dan menjadi emping yang diap dijemur dan digoreng. Tak sabar menunggu emping digoreng, saya biasanya mencicipi buah melinjo hangat yang baru dipanggang. Rasanya empuk dan sedikit pahit.

  • Bobo dan Ananda, Bacaan Favorit Saat kecil

Suatu hari, saya melihat gambar-gambar yang lucu di sebuah majalah. Dari situlah minat baca saya muncul dan meminta bapak membelikan lagi majalah sejenis yang bergambar menarik. Bapak mengajak saya ke kios koran dan majalah di kota (saya tinggal di desa) dengan menaiki motor vespanya, dan di sana saya bebas memilih majalah yang saya inginkan. Mengingat kenangan masa kecil ini, saya bersyukur bahwa orangtua saya mendukung minat baca anaknya, mengingat banyak orang di daerah yang senang membaca tapi fasilitas kurang memungkan.

Saya kadang-kadang membeli Majalah Bobo atau Ananda, tergantung isinya yang menarik buat saya. Lama-lama, koleksi majalah Bobo dan Ananda milik saya menumpuk. Sebagian yang sudah rusak mungkin sudah dipakai ibu saya sebagai pembungkus untuk jualannya di warung. Sebagian lagi mungkin sudah dijual ke tukang loak. Walaupun majalah kenangan masa kecil saya sudah tidak ada, memori tentang bacaan favorit di masa kecil akan selalu terkenang. Mungkin karena bacaan favorit inilah minat saya kemudian berkembang menjadi minat menulis.

  • Belajar menari bersama kakak mahasiswa KKN

Desa saya merupakan desa yang disinggahi mahasiswa dan mahasiswi jurusan seni untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka. Untuk beberapa waktu, mereka menginap di rumah-rumah penduduk dan mengajarkan anak-anak sekolah dasar di desa semua hal tentang seni terutama kesenian sunda. Ada yang belajar menari, menyanyi, dan lain-lain. Saya dan beberapa teman belajar menari sambil bernyanyi dipandu oleh seorang kakak mahasiswi. Setelah beberapa lama latihan, kami mementaskan tarian dan nyanyian tersebut di panggung balai desa yang dihadiri semua penduduk desa, sekaligus perpisahan dengan mahasiswa KKN.

Inilah pertama kalinya saya melakukan pertunjukan di depan banyak orang. Entahlah, saat itu rasa malu dan grogi rasanya tidak terlalu kentara karena dilakukan bersama-sama dengan teman. Kalau sekarang, oh tidak, maluuu mak. Oh ya, saya juga selalu berkorespondensi dengan kakak mahasiswi yang mengajari menari. Namun setelah beliau menikah dan saya semakin besar, komunikasi kami pun terputus. Hmm, masih ingat tidak ya beliau dengan saya?

Bagaimana dengan emak, kenangan masa kecil apa yang masih teringat sampai sekarang?

Post Tematik Kenangan Masa Kecil yang Tak Terlupakan ditulis oleh Kania Ningsih untuk kelompok Collab Blogging Rina Soemarno.

Blog Kania adalah http://www.rumahmayakania.com