Bulan April, identik dengan hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Dari cita-cita Kartini tentang kesetaraan hidup kaum perempuan, di era digital ini banyak sekali perempuan-perempuan Indonesia, yang memulai sesuatu dari rumah dan sukses. Mereka-mereka ini bisa dikatakan sebagai pengejawantahan Kartini Zaman Sekarang.

Kartini, sebagai tokoh emansipasi perempuan, yang memperjuangkan hak-hak para perempuan dan selalu berusaha menyetarakan kehidupan perempuan pada saat itu, bersama adiknya Roekmini, mendirikan sekolah wanita pada tahun 1903. Yang menarik, sekolah tersebut terbuka kepada siapapun, tanpa memandang status sosial dan kekayaan. Sekolah tersebut mengajari membaca, memasak, memelihara kebersihan, dan kerajinan tangan.

 

Perempuan dan Sekolah Tinggi

 

Kartini zaman sekarang, memulai sesuatu dari rumah. Berbekal media sosial seperti Instagram, memulai bisnis dan memiliki usaha sendiri di rumah.

Beberapa model Kartini Zaman Sekarang, yang saya ikuti kesehariannya saat bekerja di media cetak, ada dua orang yaitu:

  1. Keke Kania dari Chic and Darling
  2. Martha Puri Natasande dari Ideku Handmade

Chic and Darling

 

Kartini Zaman Sekarang

Siapa yang tidak mengenal Chic and Darling yang merupakan lifestyle brand dari Indonesia. Keke Kania memulai bisnisnya dari rumah sejak tahun 2013. Saat itu, Keke Kania memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran dan ingin bekerja dari rumah.

Tentu berat baginya mengubah kebiasaan yang biasa kerja kantoran lalu harus melakukan aktivitas di rumah. Keke lalu mencoba menjalankan bisnis dari rumah dengan membuat sarung bantal. Dan pegawai yang dipekerjakan oleh Keke semuanya adalah perempuan, mulai dari penjahit, administrasi, fotografer,kreatif desain dan media sosial.

Dari membuat sarung bantal dengan motif-motif yang memiliki ciri khas tersendiri , dan saat ini Chic and Darling berhasil mengeluarkan beberapa produk seperti selimut, karpet, piranti makan, stool, kursi, tas, pouch, notebook dan masih banyak lagi produk dari Chic and Darling. Produk-produk baru dari Chic and Darling ini selalu dinanti konsumen setianya, bahkan untuk acara tertentu beberapa produk bisa dibuat sesuai dengan keinginan kita.

Keke selalu percaya bahwa kebahagiaan sesungguhnya adalah bermula dari hal kecil dalam kehidupan sama seperti dia membangun Chic and Darling dari kecil hingga saat ini dikenal sebagai produk lokal dari Indonesia. Kantor dan ruang workshop yang waktu itu berada di rumah, kini sudah memiliki kantor sendiri yang lumayan besar dari sebelumnya.

Do everything with si much love in your heart that you would never want to do it any other way” -Unknown

Ideku Handmade

 

Kartini Zaman Sekarang

 

Lain halnya dengan Martha Puri Natasande atau yang akrab disapa dengan Puri.

Dikenal dengan seni lukis di atas kain atau kanvas yang kemudian dijadikan untuk souvenir. Puri juga selalu berbagi informasi tentang bagaimana memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di rumah agar bisa dimanfaatkan untuk media bermain untuk anak.

Berawal dari keasyikannya membuat kerajinan tangan berlanjut seperti membuat kado untuk diberikan kepada temannya dan pada tahun 2008 Puwi mulai menjual karyanya lewat situs belanja online, Multiply. Pada tahun 2010 pun Puri memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya di stasiun televisi dan fokus pada bisnisnya yang dinamai Ideku Handmade.

Puri mulai mendapat pesanan membuat boneka lukis yang bisa dijadikan bantal atau hiasan di kamar, pouch, tas, scarf, yang semuanya itu digambar sendiri. Biasanya untuk jahit, membuat pola, packing dan menyelesaikan semua produknya, Puri dibantu oleh tetangga sekitar dan karyawannya.

Tidak hanya menjual produk dari Ideku Handmade, Puri juga suka mengisi workshop untuk mengajarkan bagaimana melukis yang biasanya dikenal dengan “latihan pegang kuas” yang kalau kelasnya baru dibuka sekian menit pasti sudah penuh terisi. Dari workshop tersebut, ia ingin berbagi kepada pengikutnya agar bisa mecoba apa yang ia lakukan dari rumah.

Dari mereka berdua, saya belajar bahwa menjadi Kartini zaman sekarang ini tidaklah sulit, karena kita bisa memulai semua dari rumah. Tidak harus dimulai dari yang besar, memulai dari yang kecil dan membuatnya dengan penuh cinta apa yang akan kita bangun dan impikan.

Kartini zama sekarang harus mampu mandiri tidak bergantung kepada orang lain, kreatif, tidak mudah mengeluh dengan keadaan, mau belajar dan terus berupaya berusaha. Jadi sudah siapkah kita menjadi Kartini zaman sekarang?

***

Siapkah Jadi Kartini Zaman Sekarang merupakan post trigger #KEBloggingCollab yang ditulis oleh Suciarti Wahyuningtyas, untuk kelompok Anne Avanthie

Suciarti atau akrab dipanggil Chiechie, emak blogger pengelola blog https://www.akuchichie.com