Saya lagi sakit lutut nih, Maks. Beberapa hari lalu, ketika sholat bareng Nayla, anak saya, tiba-tiba saat mau sujud, saya menjerit, lutut atau dengkul saya sakit sekali. Saya seperti mendengar bunyi saat sujud itu. Sambil menahan sakit, saya coba untuk menyelesaikan sholat. Selesai sholat, saya pegang lutut saya. Tidak sakit sih, tapi terasa pegal banget.

Sebelum Googling, yang terpikir saya terkena asam urat. Karena, salah satu gejala lutut sakit dan nyeri kalau ditekuk ya asam urat.

Kebetulan, saya belum sempat ke dokter karena kesibukan yang menyita waktu. Saya mencoba bertahan dengan tidak banyak bergerak, tidak makan telur dan makanan yang berlemak. Selama itu, jangan ditanya perasaan saya bagaimana. Sungguh menyiksa. Semalaman tidak bisa tidur karena jika bergerak ke kanan atau kiri, lutut terasa sakit. Saya coba atasi dengan mengolesi obat, tapi hanya hilang sebentar.

Dengan diantar suami, saya memeriksakan diri ke dokter dan dirujuk ke UGD. Dari hasil pemeriksaan, ternyata bukan asam urat. Saya sempat ditanya apa pernah jatuh?

Sakit Lutut Akibat Jatuh

Saya lalu teringat kejadian 10 tahun yang lalu, pernah jatuh di aspal. Ceritanya, mengambil bed cover yang sedang dilaundry dengan mengajak Nayla. Sepulang dari tempat laundry, saya menggendong Nayla sambil membawa bed cover.

Saat itu tengah hari. Walau kami berdua memakai topi, tapi matahari menyengat panas. Tiba-tiba, saya merasa blank dan mendadak roboh di aspal berbatu-batu kerikil.

Yang terpikir saat itu adalah menghindari Nayla agar tidak ikut terjatuh. Saya lalu melepas bed cover dan kedua lutut menghantam aspal dengan keras, agar Nayla tetap dalam gendongan.

Sambil menahan sakit lutut dan menggendong Nayla, saya bergegas pulang ke rumah. Lalu menangis, mengerang-ngerang, karena sakit bukan kepalang.

Lutut atau dengkul saya yang sakit itu, diobati sekadarnya. Agar lukanya tidak menjadi borok.

 

Sakit Lutut

 

Sebenarnya, satu tahun setelah kecelakaan lutut tersebut, seorang teman saya, Ika, yang juga guru yoga dan paham tentang konstruksi tulang, saat melihat bentuk lutut saya, memberitahukan kalau sepertinya lutut saya bermasalah. Lutut saya seperti kepala yang peyang.

Karena saya merasa tidak ada apa-apa, ya dibiarkan saja. Hanya, oleh Ika dibetulkan agar lutut sempurna kembali. Sakit memang tidak mengenakkan ya, maks. Penting banget untuk menjaga kesehatan.

Yuk, dibaca cerita kesehatan lainnya tentang Pertolongan Pertama Pada Luka Terbuka

Cedera Lutut

Menurut dokter di UGD itu, kejadian jatuh 10 tahun yang lalu itu jadi salah satu penyebab cedera otot di lutut kanan. Dokter lalu menyarankan untuk mengobati sakit lutut dengan minum obat nyeri, kedua lutut dikompres dengan ice gel, dan pakai penutup lutut biar lebih nyaman.

Kenapa Harus Dikompres Dingin?

Karena kompres dengan air hangat itu untuk nyeri kronis. Kompres yang dingin untuk nyeri akut atau cedera, bengkak/peradangan baru pada sakit lutut.

Bengkak biasanya sih respon alami tubuh terhadap cedera, yang sayangnya pembengkakan kadang menekan jaringan di sekitarnya, jadinya nyeri gitu, seperti yang saya alami sekarang

Pesan dokter, jangan lebih dari 15 menit mengompres dengan ice gel atau es batu (kalau ice gel tidak ada), karena bisa merusak jaringan otot.

Kompres pada sakit lutut juga bisa mengurangi rasa nyeri dan ketegangan otot.

Setelah dikompres, lutut saya olesi dengan obat. Setelah obat menyerap, lutut lalu dibungkus dengan knee support atau pembungkus lutut. Sakit Lutut

 

Lutut bisa ditekuk setelah pakai pelindung lutut.

Sekarang, saya sedang menjalan proses penyembuhan sakit lutut ini. Semoga segera sembuh, karena nggak enak banget kalau lutut sakit. Tidak bisa jongkok, tidak bisa sujud. Kalau naik turun tangga harus pelan-pelan.

Menyesal juga, kenapa setelah kejadian jatuh itu tidak langsung memeriksakan diri ke dokter, walau hanya luka berdarah sedikit.

Emaks, ada yang pernah mengalami kejadian seperti saya, sakit lutut akibat terjatuh? Sharing pengalamannya ya. Atau ada yang rajin minum vitamin atau susu untuk penguat tulang? Bagaimana rasanya?

***

Sakit Lutut, Oh Lutut, Cepat Sembuh Dong, merupakan Post Trigger ketiga dari grup Yohana Susana untuk #KEBloggingCollab yang ditulis oleh Hanny Nursanti, emak blogger yang tinggal di Jakarta.

Cerita tentang keseharian Hanny dapat dibaca di blog Diary Nayla