Si kecil mulai mengerti nilai uang, Mak? Mulai menyadari bahwa dengan uang, dia bisa membeli mainan yang dia mau, jepit rambut yang dia suka, gantungan kunci yang lucu-lucu? Kalau iya, kayaknya inilah saatnya di mulai belajar menabung. Belajar menabung dari siapa? Dari Emak dong, pastinya!

Menabung merupakan kebiasaan yang harus dimulai sejak dini. Adalah tugas orang tua untuk bisa menggerakkan anak belajar menabung dan menjelaskan padanya apa manfaat dari menabung. Bisa saja sebenarnya dia tahu manfaat menabung, karena pasti sudah pernah disinggung juga oleh guru di sekolah. Tapi mungkin dia belum peduli, karena si kecil merasa untuk apa menunda kesenangan jika dia bisa mendapatkannya sekarang dan kapan saja dia mau.

Nah, di sinilah peran orang tua untuk memberi tambahan pemahamam manfaat dari menabung.

Ikuti tip mengajak anak belajar menabung berikut ini yuk!

1. Starts small

Mulailah dari hal-hal kecil, misalnya seperti belajar menabung untuk membeli perlengkapan sekolah yang unik-unik, atau buku bacaan kesukaannya, hingga untuk berlibur dan rekreasi ke tempat yang diinginkannya.

Tekankan mengenai rasa senang dan puas ketika berhasil mendapatkan sesuatu dari hasil susah payah saat menyisihkan uang jajan.

 

2. Ceritakan pengalaman Emak sendiri

Si kecil sih biasanya senang kalau dia tidak merasa sendirian menghadapi masalahnya. Kalau dia tahu, bahwa Emak dulu juga berawal dari belajar menabung hingga sekarang bisa mengelola uang dengan baik, maka ia juga akan bersemangat untuk belajar menabung.

So, ceritakan perjuangan Emak untuk mengumpulkan uang. Misalnya, bagaimana Emak harus bekerja keras saat ingin membeli laptop Emak yang sedang dipakai sekarang. Ceritakan juga, bagaimana Emak (dan suami) sekarang harus kerja keras menyisihkan uang demi mengangsur cicilan mobil, rumah dan lain sebagainya. Ditambah-tambahin juga boleh, Mak, biar dramatis #eh 😆

 

3. ‘Butuh’ dan ‘ingin’

Dalam proses belajar menabung ini, jangan lupa juga untuk mengajarkan perbedaan antara ‘butuh’ dan ‘ingin’.

Tujuan menabung akan terasa lebih bermanfaat saat dilakukan untuk sesuatu yang penting. Bagaimana cara membedakan barang yang dibutuhkan dan diinginkan ini?

Emak bisa meminta si kecil untuk membuat daftar barang-barang yang ingin dimilikinya dari hasil menabung. Kemudian dampingi dia untuk menganalisis, mana barang yang dibutuhkan segera, dibutuhkan nanti, dan yang hanya akan dibeli karena sebatas keinginan.

 

4. Mulai nabung

Be grateful for the home you have, all you have is all you need. Demikian kata Sarah Ban Breathnach, penulis buku Simple Abundance.

Setelah anak belajar menabung, paham sepenuhnya apa arti dan manfaat menabung, juga cara melakukannya, sekaranglah saatnya dia untuk melaksanakan rencana menabungnya.

Usahakan untuk memberinya uang jajan yang dilebihkan sedikit, agar dia bisa menyisihkannya untuk ditabung. Biasakan untuk menyisihkannya di awal, dan bukan merupakan sisa dari jajan. Beri dia tempat untuk mengumpulkan uangnya, bisa dengan kaleng yang dihiasnya sendiri dengan aksesori-aksesori lucu, atau dompet.

Setelah terkumpul cukup banyak, buatkanlah rekening di bank atas namanya agar dia merasa eksistensinya lebih diakui. Dengan demikian, semangatnya untuk belajar menabung akan lebih terpacu lagi.

 

Nah, demikian sedikit tip untuk mengajak anak belajar menabung. Punya tip lain yang jitu dan bisa di-share, Mak? Silakan tulis di kolom komen ya!

Now, selamat menabung!