Tahu nggak sih, Mak, di dunia maya ini sebenarnya ada buanyak sekali platform blog yang bisa kita manfaatkan. Ada Wix, Joomla, Weebly, LiveJournal, Tumblr, Drupal, TypePad, ina inu, hingga Blogspot dan WordPress.

Lalu, kalau pilihan banyak itu bikin galau. Iya nggak sih? Biasanya sih gitu.

So, saya akan kasih sedikit tip tentang memilih platform blog yang pas untuk kebutuhan Emak-Emak yang barangkali baru mau mulai ngeblog. Atau mungkin mau nambah blog baru, Mak? Uhui. Ternak blog ye, Mak? 😆

 

Nah, berikut beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan untuk memilih platform blog yang pas dengan kebutuhan

Membuat Artikel Panjang Demi SEO?

1. User friendly

Tentu saja hal pertama yang harus dipikirkan apakah platform blog tersebut dengan mudah bisa kita operasikan.

Dan, pastinya preferensi setiap orang itu berbeda. Ini memang subjektif banget sih, Mak. Kadang juga nggak mesti bisa sekali jadi. Kita perlu banyak nyoba-nyoba baru kemudian memutuskan, yang paling nyaman digunakan itu yang mana.

 

2. Banyak yang pakai platform blog itu juga apa enggak

Nah, ini bukan sekadar karena banyak yang pake, terus berarti kita asal ngikut sih, Mak.

Pertimbangannya lebih ke soal, kalau banyak yang pakai, kalau nanti kita ada kesulitan, maka kemungkinan kita bisa menemukan solusinya dengan mudah. Maksudnya, misal nih. Kok kita susah insert image di blog. Nah, terus kita gugling kan, cari cara untuk menginsert image.

Kalau platformnya enggak banyak yang pakai, maka biasanya sih nggak banyak juga yang akan bahas atau kasih tutorial. Tapi kalau banyak yang pakai, bala bantuan akan banyak juga.

 

3. Tujuan ngeblog kita apa sih?

Mau ngapain aja kita di blog, mau dibawa ke mana blog kita, dan akan menjadi bloger seperti apa kita nantinya, akan memberi pengaruh juga dalam pemilihan platform blog ini, Mak

Misalnya, seperti Tumblr. Tumblr lebih seperti ke gaya jurnal yang cocok bagi mereka yang kepengin mengeluarkan saja apa pendapatnya. Tumblr bagus, tapi kalau dimonetasi, agak susah.

Blogspot. Dasbor dan fiturnya memang sederhana. Mudah dipahami. Tapi kurang cocok buat mereka yang bakalan pengin membuat blognya tampil optimal bak situs profesional.

WordPress self hosted. Dengan berbagai fitur dan keluwesan desain, memang bisa membuat eksistensi kita sebagai bloger maksimal. Tapi buat mereka yang lemah di teknis, barangkali jadi kurang optimal juga.

Nah, jadi memang kita harus mengenali nih. Plus minus masing-masing, lalu sesuaikan dengan kebutuhan dan visi ngeblog kita ke depan ya, Mak.

 

Memilih Platform Blog yang Sesuai untuk Blogger Pemula

4. Kenali target pembaca

Nah, ini juga penting lo, Mak, menjadi bahan pertimbangan pemilihan platform blog. Mengapa?

Misalnya nih. Menurut beberapa survei, Tumblr disukai oleh anak-anak muda. Jadi, jika kita punya blog dengan target pembaca mereka yang muda-muda, barangkali akan lebih sukses kalau kita ngeblog di sana.

Untuk WordPress, katanya dipenuhi oleh usia yang lebih matang. Sedangkan Blogspot, konon usia penggunanya lebih matang lagi daripada pengguna WordPress.

 

5. Seberapa banyak kita mau investasi?

Ya kan, beli domain dan hosting itu kan investasi kan, Mak? Iya dong 😀 Nah, pertanyaannya, seberapa banyak kita mau (dan bisa) investasi?

Kalau nggak banyak, mungkin platform Blogspot akan lebih cocok.  Karena untuk di-TLD-kan, kita hanya butuh beli domain saja. Sedangkan hosting untuk Blogspot itu gratis, karena langsung disediakan oleh Google. Ada 15 GB shared space yang ditawarkan oleh Google. 15 GB ini barengan untuk Drive, Album, blog, email dan sebagainya ya.

Kalau Emak ada rezeki lebih, barangkali bisa mempertimbangkan WordPress self hosted. Memang rada lumayan investasinya, tapi kalau memang mau blognya profesional, ya kenapa enggak? Dengan berbagai fasilitas, fitur, plugins, dan keluwesan desain template-nya, investasi di WordPress itu worth it banget kok, kalau menurut saya. Asal kemudian kita juga serius ngeblognya ya. 🙂

Nah, gimana kalau enggak punya modal? Apakah terus nggak bisa ngeblog? Ya bisa dong. Kita bisa pilih blog gratisan di Blogspot ataupun di WordPress.com. Di Tumblr juga bisa. Atau mungkin di Medium. Banyak sih pilihannya, untuk gratisan ini.

Enggak masalah mau ngeblog gratisan, yang penting kontennya oke. Iya nggak? Asal sesuai dengan kebutuhan, maka jalan terus aja.

 

Nah, itu dia beberapa pertimbangan yang bisa kita pikirkan jika hendak memilih platform blog, Mak.

However ya, yang paling populer hingga sekarang ya Blogspot dan WordPress sih ya, Mak. Tadinya ada Multiply sama Tumblr ya. Cuma ya gitu deh.

Kalau Emak sendiri gimana, Mak? Yang sekarang sudah ngeblog nih, dulu pertimbangannya apa saja, saat memilih platform blog yang sekarang? Boleh share di komen ya, Mak!